.showpageNum a { text-decoration:none; border: 1px solid #cccccc; margin:0 3px; padding:3px; } .showpageNum a:hover { border: 1px solid #cccccc; background-color:#cccccc; } .showpagePoint { color:#333; text-decoration:none; border: 1px solid #cccccc; background: #cccccc; margin:0 3px; padding:3px; } .showpageOf { text-decoration:none; padding:3px; margin: 0 3px 0 0; } .showpage a { text-decoration:none; border: 1px solid #cccccc; padding:3px; } .showpage a:hover { text-decoration:none; } .showpageNum a:link,.showpage a:link { text-decoration:none; color:#333333; }

Jumat, 15 Juni 2012

 
             
 
 
 
 
Moonraker, sebuah organisasi pengendara berbagai jenis motor. Klub motor ini didirikan oleh 7 orang pemuda yang berasal dari kota Bandung diantaranya Uci, Anjar, dan Aul pada tanggal 28 Oktober 1978 yang sebelumnya menamakan kelompoknya dengan nama Moonwalker. Nama Moonraker sendiri diadopsi dari nama sebuah judul film James Bond pada Tahun 1979 yang sedang hits pada saat itu. Mencari bibit pembalap tujuan utama terbentuknya organisasi ini.

Sejak masuk menjadi anggota IMI Jabar 2007 yang sebelumnya ikut mendirikan IMI Jabar tahun 1988, Moonraker adalah sebuah club sport otomotif hobi, dimana didalamnya terdapat para anggotanya mempunyai prestasi luar biasa di kancah olah raga road race, terbilang seorang Beny Baonk dedengkot pembalap roda dua yang malang melintang hingga sampai saat ini, Irvan Octavian pun pernah mengenyam Moto GP 1997 dan juara umum 1 yamaha cup dari tahun 1993 sampai 1996. Ahmad Black, Deden Gantar dan sederet nama-nama lain yang malang melintang didunianya.
Masih belum cukup bukti ? Kalau M2R nama sandi club otomotif ini diakui eksistensinya di Indonesia. Dengan jumlah ribuan anggota yang tersebar diseluruh Indonesia, Jepang, Singapore, Malaysia, Timor leste dan beberapa Negara lainnya, itu salah satu bukti bahwa club ini sangat potensial dalam mencari bibit-bibit baru untuk memajukan prestasi club tersebut di Jabar sebagai homebase nya dan semua wilayah, sebagai bukti keberhasilan pembibitan anggota kearah yang lebih baik.

Selain mengutamakan prestasi dalam berlomba khususnya mengenai balapan, Moonraker juga kerap melakukan berbagai kegiatan seperti bhakti sosial, touring, dan kegiatan lainnya yang dianggap penting untuk kemajuan organisasi.

Klub ini memiliki motto “One for all all for one” serta kata “Wanieun” juga seringkali menjadi salah satu ciri khas dari salam dan motto club ini.

Selain beranggotakan pria, Moonraker juga mendeklarasikan Lemoon (Ladies Moonraker) yaitu klub motor yang dikhususkan bagi anggota wanita yang didirikan oleh siswi SMU Angkasa pada tahun 2006 di Bandung. Tetapi pada tahun 2010 Lemoon mengganti namanya menjadi Moonshine.

 
             
 
 
 
 
Moonraker, sebuah organisasi pengendara berbagai jenis motor. Klub motor ini didirikan oleh 7 orang pemuda yang berasal dari kota Bandung diantaranya Uci, Anjar, dan Aul pada tanggal 28 Oktober 1978 yang sebelumnya menamakan kelompoknya dengan nama Moonwalker. Nama Moonraker sendiri diadopsi dari nama sebuah judul film James Bond pada Tahun 1979 yang sedang hits pada saat itu. Mencari bibit pembalap tujuan utama terbentuknya organisasi ini.

Sejak masuk menjadi anggota IMI Jabar 2007 yang sebelumnya ikut mendirikan IMI Jabar tahun 1988, Moonraker adalah sebuah club sport otomotif hobi, dimana didalamnya terdapat para anggotanya mempunyai prestasi luar biasa di kancah olah raga road race, terbilang seorang Beny Baonk dedengkot pembalap roda dua yang malang melintang hingga sampai saat ini, Irvan Octavian pun pernah mengenyam Moto GP 1997 dan juara umum 1 yamaha cup dari tahun 1993 sampai 1996. Ahmad Black, Deden Gantar dan sederet nama-nama lain yang malang melintang didunianya.
Masih belum cukup bukti ? Kalau M2R nama sandi club otomotif ini diakui eksistensinya di Indonesia. Dengan jumlah ribuan anggota yang tersebar diseluruh Indonesia, Jepang, Singapore, Malaysia, Timor leste dan beberapa Negara lainnya, itu salah satu bukti bahwa club ini sangat potensial dalam mencari bibit-bibit baru untuk memajukan prestasi club tersebut di Jabar sebagai homebase nya dan semua wilayah, sebagai bukti keberhasilan pembibitan anggota kearah yang lebih baik.

Selain mengutamakan prestasi dalam berlomba khususnya mengenai balapan, Moonraker juga kerap melakukan berbagai kegiatan seperti bhakti sosial, touring, dan kegiatan lainnya yang dianggap penting untuk kemajuan organisasi.

Klub ini memiliki motto “One for all all for one” serta kata “Wanieun” juga seringkali menjadi salah satu ciri khas dari salam dan motto club ini.

Selain beranggotakan pria, Moonraker juga mendeklarasikan Lemoon (Ladies Moonraker) yaitu klub motor yang dikhususkan bagi anggota wanita yang didirikan oleh siswi SMU Angkasa pada tahun 2006 di Bandung. Tetapi pada tahun 2010 Lemoon mengganti namanya menjadi Moonshine.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar